Tampilkan postingan dengan label kanker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kanker. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Juni 2017

Sate Bisa Menyebabkan Kanker ? Ini Alasannya dan Inilah Cara Mengolah Sate yang Benar !!


Sate termasuk satu olahan yang difavoritkan saat idhul Adha. Ya, daging yang dipotong dadu, kemudian ditusuk menggunakan sujen atau tusuk sate, kemudian dibakar menggunakan arang hingga matang atau kadang agak kehitaman/gosong. Aroma khas dari daging yang dibakar menjadi sensasi tersendiri bagi penikmatnya. Meski memiliki rasa yang lezat, namun tahukah Anda jika mengonsumsi sate yang gosong atau agak menghitam dapat berisiko sebabkan penyakit kanker?  Mungkin tak semua orang tahu, bagaimana bisa daging yang kaya gizi justru dapat sebabkan penyakit kanker? Nah, agar lebih jelasnya, simak aja yuk alasan mengapa makan sate gosong bisa sebabkan kanker?

Alasan mengapa makan sate gosong dapat sebabkan kanker

Ternyata saat sate dibakar menggunakan suhu tinggi, maka secara otomatis akan terbentuk satu molekul kimia yang bernama akrilamida. Akrilamida sendiri merupakan bahan kimia yang mengandung racun dan juga karsinogen yang menjadi salah satu pemicu penyakit kanker. Akrilamida sendiri umumnya terbentuk dari makanan kaya akan karbohidrat yang dipanaskan pada suhu diatas 120 derajat celcius, baik dengan cara digoreng, dipanggang, maupun dibakar. Jadi, sebenarnya daging, produk ikan, dan olahan susu tidak mengandung akrilamida, namun proses memasak dengan cara dipanggang, digoreng maupun dibakar dalam suhu tinggilah yang sebabkan munculnya zat akrilamida.
Selain akrilamida, ternyata ada senyawa lain yang juga memicu kanker, yakni hidrokarbon polisiklik

aromatik (PAH) dan amino heterosiklik (HCA). Kedua zat tersebut terbentuk dalam asap dan kita bisa menemukannya pada permukaan daging, berupa gosong kehitaman yang bisa hilang dengan cara dikerik.
Lalu apakah kita harus menghindari makan sate?

Makan sate boleh saja, asalkan perhatikan saat memasak satenya. Hindari masak sate terlalu coklat atau hitam,tapi cukup masak sampai kekuningan saja atau matang. Namun juga jangan masak sate terlalu mentah atau setengah matang ya, karena proses memasak tersebut tidak dapat membunuh bakteri dan berisiko sebabkan keracunan makanan.
Tips memasak sate agar tidak sebabkan kanker
Apabila Anda pecinta olahan sate, sebaiknya simak bagaimana cara memasak sate agar tidak sebabkan kanker, berikut ini :
  • Sebelum dibakar, baiknya rendam daging dalam bumbu pengempuk, karena dapat membuat tekstur daging lebih empuk sehingga Anda tidak perlu terlalu lama membakar sate.
  • Pilih daging yang rendah lemak agar ketika dibakar, tidak ada lemak yang menetes di arang yang picu kanker
  • Kukus lebih dulu dagingnya agar lemak berkurang dan pastinya meminimalisir keluarnya asap yang berbahaya
  • Jangan lupa membolak-balik sate saat dibakar agar sate tidak gosong
  • Hindari memasak sate diatas arang secara langsung, tapi tambahkan tatakan atau Anda bsia gunakan alat pemanggang lainnya, seperti happycall, Teflon atau yang lainnya.
  • Hilangkan bagian daging yang gosong sebelum dikonsumsi.
Mewaspadai hal sekecil apapun yang kita konsumsi akan menghindarkan Anda dari risiko penyakit kanker yang berbahaya.

Sabtu, 10 Juni 2017

Ketauhilah.. 11 Penyebab Kanker di Rumah yang Harus Di Singkirkan..


Banyak ahli dan ahli gizi di seluruh dunia mengatakan bahwa kita harus makan makanan organik, banyak makan buah-buahan dan sayuran, minum air putih, tidur minimal 8 jam sehari, menghindari makanan junk food, menghindari cokelat dan hal-hal manis lainnya.

Tapi, apakah Anda tahu bahwa menciptakan lingkungan rumah yang sehat juga merupakan bagian dari detoksifikasi untuk proses hidup bersih? Apalagi jika Anda sehari-hari beraktivitas di rumah, tentu ingin suasana yang nyaman dan bersih.

Salah satu bahaya kesehatan yang mengancam dari dalam rumah adalah tidak mengganti seprai dalam waktu yang lama, menggunakan produk pembersih beracun, dan lainnya yang tidak kita sadari bisa memicu penyakit berbahaya seperti kanker.

Para ahli juga mengatakan bahwa, menciptakan Kamar tidur bersih ebas kimia dapat menjadi adalah solusi termudah untuk hidup sehat. Tapi tahukah Anda, barang-barang apa saja di dalam rumah yang bisa memicu kanker, dan bagaimana cara kita mengatasinya?

Dikutip dari Healthy Food Team, berikut adalah barang-barang yang harus Anda waspadai atau diganti dengan yang jauh lebih aman untuk kesehatan:

1. Ganti dan sarung bantal dengan bahan organik

Pertama-tama, Anda harus mengganti bantal dan sarungnya dengan bahan organik! Banyak orang membuat kesalahan dengan menganggap kapas merupakan pilihan yang lebih aman daripada sintetis, tetapi kenyataannya adalah bahwa kapas menggunakan 25 persen dari insektisida dunia dan lebih dari 14 persen pestisida. Jadi ganti bantal dan sarung dengan bahan organik, karena setiap hari kita gunakan.

2. Ganti semua kain di rumah

Perlu Anda ketahui, beberapa bahan kain sintetis seperti akrilik, nilon, dan polyester yang terbuat dari termoplastik kerap kita gunakan. Kain ini akan mengeluarkan molekul gas plastik setiap kali terkena panas. Jika ada plastik baik itu di tatakan meja lebih baik segera Anda ganti dengan bahan alami seperti katun.

3. Ganti furniture berbahaya

Inilah yang perlu Anda ketahui dengan baik, jika Anda memiliki furnitur di kamar tidur, seperti kursi yang kulit buatan maka harus segera dienyahkan. Polyvinyl chloride (PVC) sering digunakan dalam kulit sintetis. PVC secara luas dianggap sebagai yang paling berbahaya dari semua plastik.

4. Buang alat makan yang terbuat dari melamin

Jika Anda memiliki furnitur yang terbuat dari melamin, maka harus waspada, karena biasany terbuat dari formaldehida yang dapat memperburuk asma dan kondisi paru-paru lainnya, mengiritasi selaput lendir dan penyebab dermatitis. melamin juga mengandung formalin, yang memiliki sifat karsinogen--penyebab kanker.

5. Jangan gunakan karpet

Para ahli mengatakan bahwa lantai kayu atau ubin adalah yang paling mudah untuk dibersihkan dan menjadi pilihan yang baik untuk penderita alergi. Sementara menggunakan karpet terbuat dari plastik, justru sangat berbahaya. Hampir semua karpet plastik terbuat polyester yang memiliki sifat karsinogen yang merupakan racun bagi jantung, paru-paru, hati, dan kulit.

6. Gunakan cat No-VOC

Ini juga sangat penting untuk Anda ketahui. Jika Anda memutuskan untuk mengecat ruangan menggunakan No-VOC (senyawa organik yang mudah menguap). VOC tidak stabil, senyawa karbon ini dengan mudah menguap ke udara. Ketika zat ini menguap, akan bereaksi dengan unsur lain untuk menghasilkan ozon, yang menyebabkan polusi udara dan sejumlah masalah kesehatan termasuk masalah pernapasan, sakit kepala, pembakaran, mata berair dan mual.

7. Sediakan zona bebas sepatu

Ya, pertimbangkan untuk membuat rumah Anda zona bebas sepatu. Apalagi jika sepatu atau alas kaki yang Anda gunakan dipakai beraktivitas di yang kemungkinan besar membawa kotoran dan bahan kimia yang berbahaya atau menyebabkan kanker.

8. Meminimalkan perangkat listrik

Meminimalkan perangkat listrik, berarti Anda akan mengurangi penggunaan komputer, TV atau perangkat elektronik lainnya di kamar tidur. Atau Anda bisa mempertimbangkan untuk memindahkan mereka ke ruangan lain. Perangkat elektronik dapat mengganggu malam tidur, yang akhirnya menyebabkan berbagai penyakit berbahaya.

9. Ganti atau tutup kasur Anda

Kasur konvensional seperti busa biasanya akan disemprot dengan cairan flame retardant dan bahan kimia agar tahan lama. Maka tidak heran jika busa yang dapat digunakan selama bertahun-tahun, padahal itu sangat berbahaya. Menggantinya dengan kasur organik atau menutup dengan sprei tebal dan sehat.

10. Membeli pembersih udara

Anda harus selalu mendapatkan udara bersih saat di rumah. Jika Anda mampu, beli pembersih udara portabel yang dapat dipindahkan dari kamar ke kamar lainnya.

11. Selalu mengganti tirai atau gorden

Tirai atau gorden akan menyembunyikan debu, serbuk sari, dan zat alergen lainnya. Ganti sesekali tirai yang jarang Anda bersihkan, atau Anda bisa menggunakan setrika uap untuk membuatnya bebas dari kuman dan zat berbahaya yang tidak Anda sadari.

Hati-Hati !! Produk Dapur yang Biasa Kita Gunakan Ini Ternyata Bisa Sebabkan Kanker Paru-Paru !!



Kebanyakan orang yang ingin membersihkan barang di sekitar rumah beralih ke pemutih, tanpa menyadari efeknya yang berbahaya. Akhir-akhir ini, pemutih klorin menjadi salah satu pembersih yang paling banyak digunakan.

Beberapa orang menggunakannya untuk mendisinfeksi dapur, menghilangkan jamur, memutihkan pakaian, dan lain sebagainya. Namun, ternyata pemutih sebenarnya merupakan salah satu produk paling berbahaya, karena sangat korosif. Dengan demikian dapat menimbulkan iritasi pada mata, kulit, dan bahkan ke saluran pernapasan.

Selain jaringan parut, pemutih juga dapat merusak paru-paru dan lapisan esofagus. Bahkan saat diencerkan, pemutih masih dapat menyebabkan luka bakar dan iritasi. Pemutih sangat merugikan untuk bayi, anak kecil, dan hewan peliharaan, mengingat sistem kekebalan tubuh mereka tidak mampu melawan bahan kimia yang keras.

Hal ini diketahui dapat menyebabkan kerusakan pada sistem saraf, muntah, asma, migrain, dan sakit kepala ekstrem. Produk pemutih akan menjadi sangat berbahaya bila dikombinasikan dengan cuka atau produk asam lainnya, yang akan menimbulkan asap beracun yang dipancarkan ke udara.

Racun ini dapat menyebabkan efek serius, bahkan terkadang fatal saat dihirup. Pemutih juga berkontribusi terhadap polusi air. Ketika tercampur dengan air, ia bereaksi dengan mineral dan unsur tertentu untuk membentuk senyawa toksik berbahaya yang membutuhkan banyak waktu untuk lenyap.

Doixin merupakan salah satu produk sampingan pemutih terburuk yang banyak digunakan dalam aktivitas sehari-hari, seperti membersihkan dapur dan kamar mandi. Senyawa ini hampir tidak bisa rusak dan butuh waktu bertahun-tahun agar bisa menghilang.

Dipercaya bahwa dioxin merupakan salah satu faktor utama penyebab gangguan endokrin, seperti menyebabkan jumlah sperma rendah, kanker payudara dan testis, dan kemampuan untuk meniru hormon manusia.

Bahkan, Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja telah melarang penggunaan pemutih di rumah sakit, sekolah, dan restoran. Untuk itu, seharusnya Anda juga melakukan hal yang sama di rumah Anda.

Daripada menggunakan produk beracun yang dapat menyebabkan kanker, lebih baik Anda menggunakan cuka, perasan lemon, baking soda, atau minyak esensial, yang kesemuanya efektif, alami, dan benar-benar aman digunakan.
Membersihkan dengan minyak esensial

Lemon merupakan salah satu minyak esensial terbaik yang bisa Anda gunakan untuk membersihkan rumah Anda. Tambahkan beberapa tetes ke dalam pembersih buatan sendiri, akan membuat rumah Anda wangi tanpa bahan kimia berbahaya.

Anda bisa menggunakannya untuk menghilangkan noda atau mencerahkan, menyeka meja dapur, atau menambahkan beberapa tetes untuk membersihkan galon air dan mengepel lantai.

Tea tree oil merupakan alternatif kedua yang paling efektif untuk pemutih. Karena sifat antijamur, antiseptik, dan antibakterinya akan sangat menakjubkan untuk menghilangkan jamur di sekitar rumah Anda. Yang harus Anda lakukan adalah, menambahkan 2 sendok teh tea tree oil ke dalam dua gelas air. Tuangkan larutan ke dalam botol semprot di area berjamur.

Ada banyak cara alami untuk membersihkan rumah Anda, tanpa risiko menghirup bahan kimia berbahaya yang merugikan kesehatan dan lingkungan Anda.

Jangan Abaikan Jika Kamu Alami 7 Tanda Ini !! Itu Adalah Gejala KANKER SERVIKS Atau Leher Rahim yang Berbahaya !!



Penyakit yang timbul di serviks atau leher rahim, dapat menjadi masalah yang sangat serius bagi wanita.

Kehadiran penyakit ini sangat mengkhawatirkan, tetapi pertumbuhan serviks dapat diprediksi dan disembuhkan jika diketahui sejak dini. HPV atau human papillomavirus merupakan penyebab paling umum dari penyakit yang timbul di serviks. Infeksi ini dapat menular secara seksual dan muncul dalam banyak jenis.

Penyakit HPV dapat sembuh secara alami atau dapat menyebabkan ekspansi sel abnormal yang dapat menyebabkan kanker serviks.

Berikut 7 tanda kanker serviks yang perlu Anda amati seperti dikutip dari Women's health:

1. Keluarnya kotoran yang tidak biasa
Setelah kanker mulai tumbuh dalam serviks, se-sel pembagi rahim akan bebas dan menyebabkan sekresi berarir.

2. Kutil
Menurut ginekolog Rosa Maria Leme, penampilan kutil (eksternal atau internal) dapat menjadi peringatan untuk beberapa penyakit, termasuk kanker serviks.

3. Nyeri atau perdarahan
Pertumbuhan kanker serviks yang terjadi di leher rahim bisa membuatnya kering dan menyebabkan perdarahan serta nyeri.
Rektum atau kandum kemih Anda juga bisa mengalamiperdarahan.

Jika Anda mengalami pendarahan di luar periode menstruasi, Anda harus segera memeriksakan diri.

4. Anemia
Jika Anda menjalani diet namun tidak ada perubahan, tapi Anda sering merasa lelah atau jantung Anda berdetak lebih cepat setelah menjalani diet, biasanya wajah Anda akan terlihat pucat.
Kondisi ini merupakan hasil dari perdarahan abnormal yang dapat menyebabkan kanker serviks.

5. Masalah kemih
Saat serviks berkembang menjadi lebih besar, kandung kemih dan ginjal akan tertekan yang dapat mengganggu masuknya urine.
Hal ini bisa menyebabkan sakit saat buang air kecil atau kontaminasi saluran kemih.

6. Nyeri terus-menerus pada kaki, pinggul atau punggung
Saat serviks bengkak, hal itu akan mengganggu organ lain di sekitarnya.
Vena juga ikut terkena dampaknya yang mengakibatkan darah sulit mengalir ke panggul dan kaki, yang pada akhirnya menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit di kaki.

7. Berat badan
Hampir setiap jenis kanker dapat menurunkan berat badan Anda.
Ketika leher rahim bengkak dan menekan perut, ini akan menyebabkan nafsu makan berkurang yang akhirnya mengakibatkan penurunan berat badan.
Beberapa penyebab kanker serviks antara lain:

- Merokok atau menjadi perokok pasif
- Gonta ganti pasangan
- Berhubungan intim tanpa perlindungan
- Sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Kamis, 08 Juni 2017

5 Artis yang Berhasil Melawan Kanker Payudara

Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan tanah air. Pesinetron Yana Zein, tutup usia setelah berjuang melawan kanker payudara.



5 Artis yang Berhasil Melawan Kanker Payudara

Klikdokter.com, Jakarta Perjuangan artis cantik Yana Zein melawan kanker akhirnya terhenti pada hari Kamis, 1 Juni, pukul 01.05 WIB di Rumah Sakit Mayapada. Sebelumnya, Yana Zein sempat menjalani pengobatan kanker payudara di Modern Cancer Hospital Guang Zhou selama 4 bulan.

Meski telah melakukan berbagai macam pengobatan, Tuhan berkehendak lain, Yana pergi untuk selama-lamanya. Kendati demikian, perjuangan, kesabaran, kegigihan, dan ketabahannya patut diacungi jempol.

Selain Yana Zein, ada beberapa selebritas lain yang diketahui juga berperang melawan kanker payudara. Beberapa di antaranya berhasil menaklukkannya. Ya, kanker payudara memang bisa dikalahkan bila diketahui sejak dini.
Berikut sederet selebritas lain yang berhasil melawan kanker payudara:
  • Rima Melati

    Kurang lebih 20 tahun lalu, artis senior Indonesia, Rima Melati, pernah didiagnosis mengidap kanker payudara stadium 3B. Setelah dengan gigih menjalani berbagai pengobatan, Rima dinyatakan sembuh dari kanker payudara.

    Rima yang sudah meninggalkan rokok dan kini menjalani hidup sehat ini giat mengisi seminar penyuluhan mengenai rokok dan kanker payudara.

  • Olivia Newton John

    Artis dan penyanyi yang tenar lewat perannya dalam film musical ternama Grease ini didiagnosis menderita kanker payudara saat berusia 43 tahun. Setelah berhasil terbebas dari kanker payudara, Olivia mendirikan yayasan untuk memberikan penyuluhan dan bantuan bagi para wanita lain yang juga menderita kanker payudara.

  • Kylie Minogue

    Penyanyi terkenal asal Australia ini didiagnosis terkena kanker payudara saat ia masih berusia 37 tahun. Dengan gigih, Kylie melakukan berbagai pengobatan hingga akhirnya dinyatakan bebas kanker oleh dokter. Hingga kini, sudah 10 tahun Kylie bebas dari kanker payudara.

  • Cynthia Nixon

    Bintang Hollywood yang terkenal lewat film Sex and the City ini divonis dokter menderita kanker payudara pada tahun 2002. Agar lebih fokus menjalani pengobatan, Cynthia pun memutuskan untuk mundur dari dunia hiburan. Perjuangannya pun tak sia-sia, Cynthia dinyatakan bebas dari kanker payudara.

  • Sheryl Crow

    Sama seperti Cynthia Nixon, Sheryl Crow juga memutuskan untuk menunda tur dunianya pada tahun 2006 untuk fokus menjalani pengobatan kanker payudara. Pengorbanan tersebut akhirnya berbuah manis. Penyanyi terkenal ini pun dinyatakan bebas dari kanker payudara.
Langkah Yana Zein memang sudah terhenti. Namun bagi Anda yang sedang berjuang untuk menaklukkan kanker payudara, tetaplah semangat dan jangan menyerah untuk mendapatkan kesembuhan. Selamat jalan Yana Zein.
(DA/ RH)