Tampilkan postingan dengan label serviks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label serviks. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Juni 2017

Jupe Dikabarkan Meninggal Dunia, Keluarga Sedih



Laporan Wartawan Tribunnews.com, Regina Kunthi Rosary

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pedangdut Julia Perez alias Jupe sempat beberapa kali diisukan meninggal dunia.

Menanggapi itu, Nia Anggia, adik Julia Perez, mengatakan pihak keluarga amat sedih mendengarnya.

"Jujur, kami sedih banget, keluarga sedih banget Kak Jupe diberitakan seperti itu," ujar Nia Anggia ketika ditemui di lobby Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Gedung A, Jakarta Pusat, Jumat (21/4/2017) malam.

 Nia Anggia pun meminta doa agar yang terjadi ialah sebaliknya, yakni semoga Julia Perez berumur panjang.

"Ya, doakan aja semoga yang diberitakan itu kebalikannya, semoga Kak Jupe panjang umur," ucapnya.

"Minta doanya, ya, semuanya karena kondisinya memang kritis... Minta doanya, semuanya," tambah Nia Anggia

Di samping itu,  Nia Anggia menyampaikan pula permohonan maaf mewakili sang kakak dan keluarga.

 Ia berharap seluruh pihak dapat dengan ikhlas memaafkan kesalahan Julia Perez yang disengaja maupun yang tidak.

"Saya, atas nama keluarga, atas nama Julia Perez ingin meminta maaf sebesar-besarnya kepada semua masyarakat yang pernah disakiti oleh Kak Jupe, sengaja maupun tidak sengaja. Mohon dengan amat sangat dimaafkan kesalahannya karena saat ini yang bisa membantu kesembuhan Mbak Jupe hanyalah doa. Jadi, saya harap, semuanya dengan ikhlas mau memaafkan Kak Jupe," tuturnya.

Jangan Abaikan Jika Kamu Alami 7 Tanda Ini !! Itu Adalah Gejala KANKER SERVIKS Atau Leher Rahim yang Berbahaya !!



Penyakit yang timbul di serviks atau leher rahim, dapat menjadi masalah yang sangat serius bagi wanita.

Kehadiran penyakit ini sangat mengkhawatirkan, tetapi pertumbuhan serviks dapat diprediksi dan disembuhkan jika diketahui sejak dini. HPV atau human papillomavirus merupakan penyebab paling umum dari penyakit yang timbul di serviks. Infeksi ini dapat menular secara seksual dan muncul dalam banyak jenis.

Penyakit HPV dapat sembuh secara alami atau dapat menyebabkan ekspansi sel abnormal yang dapat menyebabkan kanker serviks.

Berikut 7 tanda kanker serviks yang perlu Anda amati seperti dikutip dari Women's health:

1. Keluarnya kotoran yang tidak biasa
Setelah kanker mulai tumbuh dalam serviks, se-sel pembagi rahim akan bebas dan menyebabkan sekresi berarir.

2. Kutil
Menurut ginekolog Rosa Maria Leme, penampilan kutil (eksternal atau internal) dapat menjadi peringatan untuk beberapa penyakit, termasuk kanker serviks.

3. Nyeri atau perdarahan
Pertumbuhan kanker serviks yang terjadi di leher rahim bisa membuatnya kering dan menyebabkan perdarahan serta nyeri.
Rektum atau kandum kemih Anda juga bisa mengalamiperdarahan.

Jika Anda mengalami pendarahan di luar periode menstruasi, Anda harus segera memeriksakan diri.

4. Anemia
Jika Anda menjalani diet namun tidak ada perubahan, tapi Anda sering merasa lelah atau jantung Anda berdetak lebih cepat setelah menjalani diet, biasanya wajah Anda akan terlihat pucat.
Kondisi ini merupakan hasil dari perdarahan abnormal yang dapat menyebabkan kanker serviks.

5. Masalah kemih
Saat serviks berkembang menjadi lebih besar, kandung kemih dan ginjal akan tertekan yang dapat mengganggu masuknya urine.
Hal ini bisa menyebabkan sakit saat buang air kecil atau kontaminasi saluran kemih.

6. Nyeri terus-menerus pada kaki, pinggul atau punggung
Saat serviks bengkak, hal itu akan mengganggu organ lain di sekitarnya.
Vena juga ikut terkena dampaknya yang mengakibatkan darah sulit mengalir ke panggul dan kaki, yang pada akhirnya menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit di kaki.

7. Berat badan
Hampir setiap jenis kanker dapat menurunkan berat badan Anda.
Ketika leher rahim bengkak dan menekan perut, ini akan menyebabkan nafsu makan berkurang yang akhirnya mengakibatkan penurunan berat badan.
Beberapa penyebab kanker serviks antara lain:

- Merokok atau menjadi perokok pasif
- Gonta ganti pasangan
- Berhubungan intim tanpa perlindungan
- Sistem kekebalan tubuh yang lemah.