Tampilkan postingan dengan label olah raga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olah raga. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Juni 2017

7 Manfaat Nyata Kalau Kamu Rajin Planking Tiap Pagi

7 Manfaat Nyata Kalau Kamu Rajin Planking Tiap Pagi



7 Manfaat Nyata Kalau Kamu Rajin Planking Tiap Pagi infointerhealthusa.com
idntimes.com
 
Planking adalah salah satu bentuk latihan olahraga yang tak akan pernah mati. Planking adalah salah satu latihan yang paling efektif yang bisa kamu lakukan di sela-sela kesibukan. Kenapa? Karena planking bisa kamu lakukan dalam waktu singkat dan tak membutuhkan banyak tempat untuk melakukannya.

1-neilareycom-e4547430d77b592785170fecf39e71b1.jpgneilarey.com
Nah, sekarang kalau kamu rutin planking setiap harinya, kamu akan mendapatkan beberapa manfaat di bawah ini!

1. Planking efektif untuk meningkatkan vitalitas tubuh.

3-ericadhousecom-e36a666653c057cf58063e1b8e11db34.jpgericadhouse.com
Planking adalah latihan sempurna untuk otot perut karena membutuhkan semua otot inti tubuh, termasuk transverse abdominus, rectus abdominus dan external oblique muscle. Kebugaran otot inti tubuh tak bisa kamu sepelekan, karena setiap otot tubuh berperan penting dalam membentuk postur tubuh.

2. Resiko cidera punggung dan tulang belakang akan berkurang.

5-popsugarcom-a82cef231c4f39cc51fdca706b7c7737.jpgpopsugar.com
Planking akan membentuk ototmu dengan cara yang sederhana dan tak memaksa pinggulmu untuk bekerja keras. Berdasarkan American Council on Exercise, melakukan planking secara rutin akan menguatkan otot dan tulang punggung.

3. Metabolisme tubuh juga akan semakin meningkat dengan planking.

7-pgeverydayca-2917e11086e779e3cee2a0949d963ced.jpgpgeveryday.ca
Planking setiap hari akan membakar kalori lebih banyak daripada latihan otot perut biasa seperti sit up. Planking sangat perlu untuk kamu yang setiap hari bekerja duduk di depan komputer.

4. Postur tubuhmu juga akan berubah lebih baik.

8-watchfitcom-2dc60659464945c211daaa53feb0d322.jpgwatchfit.com
Sering planking akan mengubah postur tubuhmu untuk berdiri lebih tegap dan stabil.
Gak percaya, coba aja.

5. Keseimbangan tubuhmu juga semakin membaik, gak akan ada cerita lagi kamu jatuh kepeleset.

10-verywellcom-f978e781fd79c1b36b5da37a1f4406cf.jpgverywell.com
Pernah kepikiran gak kenapa orang bisa jatuh? Itu karena otot perut mereka tak cukup kuat untuk memberimu keseimbangan yang kamu butuhkan. Nah, kalau kamu rajin planking, kamu bakal makin jago dalam olahraga apapun.

6. Tubuhmu juga akan semakin fleksibel dan lentur, gak bakal lagi kena nyeri leher gara-gara salah posisi tidur.

9-infointerhealthusacom-8979721c509498140e6a95541ce70244.jpginfointerhealthusa.com
Fleksibilitas adalah manfaat utama dari planking. Selain menguatkan otot tubuh, tubuhmu juga akan semakin lentur dan fleksibel karena latihan menahan berat badan setiap harinya.

7. Manfaat tubuh sudah kamu dapat, dan kebahagiaan hati juga akan mendekat.

7-mirandalifewordpresscom-ceb4822f6bf6e941d681018a5c1a57df.gifmirandalife.wordpress.com
Planking juga bisa menaikkan suasana hati lho. Coba pikirkan, kamu duduk di kursimu sepanjang hari, otot pahamu terasa kaku, kakimu terasa berat dan tekanan di leher semakin terasa, enak gak? Nah planking akan membuat otakmu lebih tenang karena postur tubuhmu mulai berubah lebih baik. Dengan catatan kamu melakukannya setiap hari.
Nah sekarang hal yang perlu kamu lakukan adalah mulai rutin planking setiap harinya. Gak usah lama-lama 5-10 menit saja dan coba rasakan perbedaannya!
4-pinterestcom-f681964e1c12ac2cd28e566afcef77d5.jpgpinterest.com
Selamat menerapkan. Ditunggu kabar baiknya ya!
 
10 Olahraga untuk Pantat yang Indah Tanpa Harus ke Gym

10 Olahraga untuk Pantat yang Indah Tanpa Harus ke Gym


10 Olahraga untuk Pantat yang Indah Tanpa Harus ke Gym www.redbookmag.com
idntimes.com
Gak bisa dipungkiri, pantat adalah salah satu bagian yang menarik perhatian dari tubuhmu. Bahkan, pantat bisa membuat kamu tampil lebih berisi dan sexy. Jadi, saat mengenakan celana jeansmu nanti, kamu akan terlihat jauh lebih percaya diri daripada sebelumnya. Selain itu, saat melatih pantat, kamu juga bisa sekaligus melatih bagian tubuh kamu lainnya, misalnya saja perut dan juga paha. Nah, bonusnya banyak, kan? Yuk, dicoba beberapa latihan pantat ini!

1. Butt Kick Back

1-f50a2acdaba7e25b60eaf65636cc5766.jpghowcast.com
Kamu cukup berposisi seperti seorang bayi yang merangkak. Kemudian, tending atau arahkan kaki ke atas. Akan lebih efektif lagi jika kamu mengenakan tali di kedua kaki, sehingga lebih sulit untuk menarik atau meregangkan kaki. Area paha bagian belakang serta otot akan terlatih juga dengan gerakan ini.

2. Bridge

2-fa72d4ff2082db165fd455f707e7b2f6.jpgwww.bodybuilding.com
Melalui bridge ini, kamu akan mengangkat bagian perut kamu, di mana kamu bisa memperbaiki postur tubuh belakang, dan juga memperkuat perseimbangan kamu. Selain pantat pun makin kencang, otot perutmu juga ikut terlatih melalui gerakan ini.

3. Alternating Reverse Lunges

3-66e9492e24d01654e09b3ccb446d2fdd.jpgpopsugar.com
Jika biasanya kamu melakukan lunges dengan kaki dijulurkan ke belakang atau berlutut ke belakang, kamu juga bisa mencobanya dengan melangkahkan kaki ke depan dan menahannya.

4. Speed Skater

4-44e2f82174ce41cf2b5e9b3a0416a634.jpgwww.muscleandfitness.com
Olahraga yang membuat jantung kita bergerak atau terpacu lebih cepat, bisa membakar lemak yang lebih banyak. Jadi, kamu tinggal melangkah dan menggeserkan kakimu ke kanan sebanyak 2 kali , kemudian lakukan pula sebaliknya, dua-duanya dengan irama atau fase cepat.

5. Band Side Step

5-1f3976c71e1f789fbb0a6d349bfff26e.jpgid.pinterest.com
Caranya cukup mudah. Kamu tinggal mengenakan karet elastis untuk menghubungkan kedua kakimu, kemudian geserlah kaki ke kanan, kembali ke tengah. Kemudian, diganti dengan kaki kiri ke kiri, kemudian kembali ke tengah. Ini bisa membantu mengencangkan pantat.

6. Leg Lift

6-ef8ca83fad6e9fcdfbc0c55b406f5fc1.jpgpopsugar.com
Bahkan, saat sedang berada di ranjang pun kamu bisa melakukan gerakan ini. Caranya, tinggal angkat saja satu kaki ke atas, agak tinggi. Disini, kamu bisa mengencangkan otot kaki sekaligus otot pantatmu. Tahan juga bagian kepala dengan tangan.

7. Deep Squat

7-d1264cca0b4d8bf204d8cac3226227ab.jpgpopsugar.com
Jika selama ini kamu melakukan Squat gerakan biasa sampai lutut, maka kali ini, lakukanlah lebih keras dan giat lagi, yaitu berjongkoklah sampai dibawah lutut. Lakukan ini selama 15 kali dalam 3 set.

8. Single Leg Deadlift

8-c6376902dae677fda5d568cd604504e1.jpglaurenbrooks.laurenbrookstraining.com
Deadlift umumnya dilakukan dengan 2 kakimu tetap memijak pada tanah. Agar latihan tersebut lebih efektif terutama untuk bagian pantat, sekarang coba angkat satu kaki, kemudian lakukan deadlift seperti biasa. Selain postur tubuh, pantat pun bisa terbentuk dengan baik.

9. Curtsy Lunge

9-88012773ffaad6079b5065f5db25cdc6.jpglifelikelunden.com
Kamu sering melihat atau pernah tahu bagaimana cara putri kerajaan memberi hormat setelah selesai menari ataupun saat hendak pamit, bukan? Seperti itulah cara kamu melakukan curtsy lunge ini, namun dengan penuh tenaga sekaligus tekukan kaki rendah.

10. The Glute Burnout

10-3b28d5286aa93e5219022e21df52422c.jpgid.pinterest.com
Coba ambil posisi seperti orang merangkak. Kemudian, angkat kaki kiri, dan tarik serta angkat tangan kanan kebelakang, sampai menyentuh kaki kiri tersebut. Nah, gerakan ini untuk melatih seluruh kinerja otot tubuhmu, terutama di bagian pantat.
Olahraga pantat ini sangatlah sederhana dan mudah dilakukan, bukan? Yuk, segera coba lakukan gerakan-gerakan olahraga pantat ini di rumah. Dengarkan saja musik-musik yang membuat kita bersemangat untuk berolahraga. Selamat berolahraga ya!
 
 
 

Sabtu, 17 Juni 2017

Senam Zumba, Ampuh Turunkan Bobot Tubuh dan Meratakan Perut loh

Senam Zumba, Ampuh Turunkan Bobot Tubuh dan Meratakan Perut loh

Kamis, 23 Februari 2017 14:40 Penulis: Anisha Saktian Putri
copyright by Shutterstock.com
 
Vemale.com - Selain harus menjaga pola makan yang sehat, keberhasilan melakukan proses diet juga terletak pada olahraga yang teratur. Jika tidak mau olahraga yang berat, kamu bisa mencoba senam zumba nih ladies. Olahraga ini sangat dianjurkan bagi kamu yang ingin menurunkan bobot tubuh.

"Zumba memang cocok untuk menurunkan berat badan serta meratakan perut buncit karena bermanfaat membakar kalori," ujar Dewi Indira, Instruktur zumba, pound fit, pilates, serta bar saat ditemui tim Vemale di kawasan Jakarta Pusat.

Biasanya, senam ini diiringi dengan musik latin atau musik-musik yang membuat kita semangat. Gerakan-gerakannya pun sangat menyenangkan dan mudah diikuti bagi siapa pun.

Ketika zumba, seseorang akan mengeluarkan banyak keringat yang menandakan adanya pembakaran kalori dalam tubuh. Dalam satu jam, kamu bisa membakar sekitar 1.000 kalori dalam tubuh. Bahkan, melakukan zumba tiga kali tiap minggu, selama sebulan, kamu bisa menurunkan bobot tubuh hingga tiga kilogram.

"Obrolkan terlebih dahulu keluhan atau problem tubuh mana yang harus diperbaiki dengan Instruktur zumba. Dari situlah kamu tahu baiknya melakukan zumba berapa kali dalam seminggu," tambah ibu dari dua anak ini.

Idealnya, Dewi menambahkan, sebaiknya kombinasikan antara zumba dengan yoga atau pilates agar memiliki manfaat lebih lainnya seperti tidak mudah stres. Kamu juga perlu memerhatikan apa saja yang perlu kamu lakukan agar tidak cidera.

"Zumba sebenarnya untuk menghambat rasa lapar jadi kamu yang sedang melakukan proses diet sangat pas melakukan olahraga ini. Tak hanya itu, kualitas tidur pun semakin baik seperti jam tidur yang teratur, tidur lebih nyenyak dan saat bangun kita menjadi lebih semangat," tutupnya.

Jumat, 09 Juni 2017

Di Suku Ini, Cowok Berperut Buncit akan Jadi Idaman Cewek

Di Suku Ini, Cowok Berperut Buncit akan Jadi Idaman Cewek






Bodi, suku primitif di Ethiopia ini mungkin bisa kamu klasifikasikan sebagai hipster sejati. Gimana enggak? Di saat semua stigma tentang cowok idaman itu identik sama yang punya badan kaya Theo James, cewek-cewek suku Bodi ini justru memunculkan potret cowok buncit di setiap mimpinya.

Demi jadi idaman cewek-cewek, cowok suku Bodi ini mempunyai ritual tahunan, yakni membuncitkan perut. Ritual yang diberi nama KaĆ¢€™el (tahun baru Bodi) ini akan memilih beberapa cowok yang diwajibkan untuk menggendutkan perut mereka.



Bukan hal mudah, upaya itu mereka lakukan selama enam bulan. Tinggal di suatu tempat dan dilarang untuk bergerak. Bahkan, seperti yang dikutip dari bintang.com, makanan yang boleh mereka konsumsi hanya darah sapi dan susu. Wow!

Cara minumnya pun enggak boleh pake lama. Soalnya udara panas di Ethiopia bisa buat darahnya mengental jadi kaya agar-agar.



Alhasil, setelah enam bulan berlalu, tubuh mereka akan memenuhi paket lengkap, yakni gemuk plus buncit. Dari lokasi pengasingan itu, mereka harus berjalan ke desa dengan tubuh berbalur tanah liat dan debu. Ditambah, mereka harus mengitari pohon keramat selama beberapa jam.

Rabu, 07 Juni 2017

Olahraga Terbaik untuk Kesehatan Tulang Bagi Anak-anak, Remaja, dan Dewasa


Tulang merupakan organ utama penyusun tubuh yang dapat tumbuh dan berkembang, tetapi tulang cenderung kehilangan massa secara perlahan saat seseorang memasuki usia 30 tahun. Hal tersebut menimbulkan risiko lebih tinggi terjadinya gangguan kesehatan tulang seperti osteoporosis.
Gangguan tersebut juga dapat terjadi lebih dini sebelum seseorang memasuki usia lanjut, bergantung asupan nutrisi dan jenis kelamin, di mana perempuan lebih berisiko mengalami penurunan masa tulang dibandingkan laki-laki. Meskipun demikian, terdapat cara untuk memperkuat tulang dan memperlambat hilangnya masa tulang, salah satunya dengan rutin melakukan olahraga untuk kesehatan tulang.

Bagaimana olahraga mempengaruhi kesehatan tulang

Tulang merupakan organ yang terus mengalami regenerasi. Ia tumbuh melalui mekanisme pelepasan jaringan tulang yang sudah lama (osteoclast) dan pembentukan jaringan tulang yang baru (osteoblast). Kedua mekanisme tersebut sangat dipengaruhi oleh tekanan yang diterima oleh tulang saat berolahraga.
Tekanan saat berolahraga berasal dari berat badan yang ditopang, dan juga kontraksi otot saat melakukan aktivitas yang dilakukan dengan berdiri, seperti berjalan atau berlari. Tekanan tersebut menyebabkan tulang melepaskan jaringan yang sudah lama dan membentuk jaringan yang baru.
Respon untuk membentuk jaringan tulang baru sangat bergantung tingkat kebugaran seseorang, dan pada umumnya terjadi secara perlahan, sehingga dalam menjaga kesehatan tulang dibutuhkan frekuensi yang lebih sering untuk berolahraga. Nutrisi yang mencukupi juga memengaruhi kecepatan regenerasi tulang, di mana tubuh memerlukan kalsium, vitamin D, vitamin K2 dan magnesium. Namun pada usia dewasa hingga usia lanjut, baik olahraga rutin dan nutrisi hanya berperan sebagai faktor yang memperlambat hilangnya massa tulang.

Efek olahraga terhadap kesehatan tulang juga dipengaruhi usia

Menjaga kesehatan tulang adalah upaya jangka panjang yang sudah dimulai sejak usia pertumbuhan dan anak-anak. Masa pertumbuhan tulang utama terjadi saat masa anak-anak hingga seseorang memasuki usia 20-25 tahun, dan kekuatan tulang dipengaruhi oleh tingkat aktivitas fisik saat masa anak-anak.
Suatu studi pada kelompok remaja berusia di bawah 21 tahun, menunjukkan bahwa mereka yang kurang aktif pada usia anak-anak memiliki tingkat kepadatan tulang yang jauh lebih rendah saat remaja. Tingkat kepadatan tulang saat usia remaja merupakan hal penting dalam pencegahan hilangnya massa tulang pada orang dewasa. Peneliti juga menemukan bahwa aktivitas sedentari (kurang bergerak) erat kaitannya dengan rendahnya masa tulang saat usia remaja.

Di usia pertumbuhan atau sebelum memasuki usia enam tahun, seorang anak sebaiknya aktif bergerak sepanjang hari. Sedangkan umur enam tahun hingga akhir masa usia pubertas atau sekitar usia 12 tahun, seorang anak sebaiknya aktif minimal selama 60 menit perhari. Aktif bergerak dan melakukan jenis olahraga yang dapat memperkuat kesehatan tulang sebaiknya tetap dilakukan hingga sekitar pertengahan dari usia 20-an pada saat tulang masih dapat mengalami proses penguatan.

Setelah tulang berhenti mengalami proses penguatan, kepadatan tulang pada umumnya mulai berkurang pada pertengahan usia 30-an hingga lansia. Tetap aktif bergerak dan memperoleh asupan nutrisi untuk tulang yang mencukupi adalah hal penting untuk menjaga kesehatan tulang pada usia dewasa, namun Anda perlu memperhatikan jenis olahraga yang dilakukan

Orang dewasa yang tidak aktif beraktivitas fisik pada usia muda akan lebih berisiko terjatuh dan patah tulang saat berolahraga. Maka sebaiknya hindari jenis olahraga yang yang dapat menimbulkan tekanan berlebih atau mengharuskan mereka untuk menahan beban yang terlalu berat pada tubuh bagian tertentu.

Jenis olahraga untuk kesehatan tulang

Jenis olahraga atau aktivitas fisik yang baik untuk tulang adalah olahraga yang memicu tulang dan otot menahan beban tubuh secara keseluruhan atau beban tambahan lainnya saat beraktivitas. Beberapa contoh kegiatan yang dapat memperkuat tulang dan otot berdasarkan kelompok usia di antaranya:

Di bawah umur 6 tahun

Jenis aktivitas yang dapat memicu perkembangan tulang adalah:
  • Merangkak
  • Memanjat
  • Aktif berjalan dan berlari
  • Bermain lompat

Usia anak-anak, remaja, dan dewasa di bawah 35 tahun

Usia ini memerlukan aktivitas yang dapat memperkuat dan menjaga kesehatan tulang yang dilakukan minimal 3 hari per minggu. Aktivitas tersebut di antaranya:
  • Olahraga lari atau jogging
  • Lompat tali
  • Olahraga bola; basket, sepak bola, hockey, rugby, voli, dll
  • Gimnastik
  • Olahraga dengan berat badan; press-up, push-up, squat
  • Aerobik
  • Angkat beban
  • Panjat tebing
  • Olahraga bela diri
  • Olahraga dengan raket: badminton dan tenis
  • Aktivitas menari

Usia di atas 35 tahun

Ini merupakan saat di mana hilangnya massa otot terjadi secara alamiah sehingga memerlukan jenis aktivitas yang dapat menjaga kesehatan tulang, dan dilakukan sebanyak minimal 2 hari per minggu. Aktivitas tersebut di antaranya:
  • Aktif bergerak dengan melakukan kegiatan pekerjaan rumah, bekerja, membawa barang belanja
  • Berjalan cepat dan menaiki tangga
  • Latihan ketahanan dengan angkat beban
  • Latihan fleksibilitas
  • Kegiatan berkebun
Kegiatan yang dapat dilakukan kelompok usia dewasa di atas 35 tahun pada umumnya juga dipengaruhi tingkat kebugaran, sehingga cenderung aman melakukan hal lainnya dengan intensitas yang lebih tinggi. Namun jika Anda berisiko mengalami patah tulang atau mengalami osteoporosis, hindari menggerakkan tubuh dengan jarak jangkau yang ekstrim dan melakukan kegiatan dengan tekanan atau impact yang minimal pada bagian tubuh.